Gejala dan Pengobatan Alergi Telur, Wajib Anda Baca

CategoriesKesehatan

Tak hanya alergi terhadap debu ataupun udara, ternyata beberapa orang juga ada yang alergi terhadap beberapa jenis makanan. Salah satu makanan yang sering menyebabkan adanya alergi adalah telur. Alergi telur ini bisa terjadi pada siapapun. Dimana tubuh seakan-akan memberikan respon apabila makanan tersebut merupakan zat yang berbahaya.

Adapun beberapa penyebab mengapa alergi telur ini bisa terjadi. Salah satunya adalah disebabkan karena sistem kekebalan tubuh belum sempurna dalam menerima protein yang ada didalam telur. Pasien alergi telur ini juga akan menunjukkan beberapa gejala seperti pusing hingga muncul ruam. Untuk lebih jelasnya, anda bisa langsung menyimak ulasan alergi telur dibawah ini.

Pengertian alergi telur

Alergi telur merupakan sebuah reaksi yang tidak biasa dalam sistem kekebalan tubuh dimana tubuh akan bereaksi ketika memakan protein dari telur. Tak hanya telur saja, makanan yang mengandung telur juga akan menyebabkan timbulnya reaksi alergi.

Reaksi alergi terhadap telur ini bisa muncul dalam hitungan menit ataupun jam setelah pasien mengkonsumsi telur. Gejala yang dialami oleh penderitanya juga berbeda-beda. Mulai dari yang ringan hingga parah. Kendati demikian, sangat jarang ada kasus alergi telur menyebabkan pasien meregang nyawa.

Gejala-gejala alergi terlur

Adapun beberapa gejala alergi telur yang bisa terjadi pada pasiennya. Berikut ini beberapa gejala yang terjadi akibat alergi telur.

  1. Pada kulit

Alergi telur pada kulit biasanya juga akan terjadi pada kulit. Para pasiennya biasanya akan mengalami gatal-gatal, eksim, kemerahan hingga yang paling parah adalah terjadinya bengkak.

  1. Sistem pernapasan

Tidak hanya menunjukkan alergi pada kulit saja, ternyata pada sistem pernapasan juga terjadi. Seperti sesak nafas atau berbeda dengan biasanya.

  1. Sistem pencernaan

Pada sistem pencernaan, seorang pasien juga bisa menunjukkan beberapa gejala seperti sakit perut, perut terasa mual, diare, gatal di sekitar mulut serta sering muntah.

  1. Sistem kardiovaskular

Denyut jantung seseorang yang terkena alergi telur juga akan terganggu dimana denyut jantung lebih cepat, adanya tekanan darah yang rendah hingga masalah lainnya pada jantung.

Penyebab dari alergi telur ini juga beraneka ragam seperti sistem imun yang belum kuat untuk menerima protein yang berasal dari telur, adanya orangtua yang mempunyai riwayat alergi terhadap makanan terutama telur hingga kondisi eksim atopic dimana ini merupakan reaksi kuli akibat mengkonsumsi makanan tertentu.

Cara melakukan diagnosa alergi telur

Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendiagnosa adanya alergi telur in. Untuk memastikan apakah anak anda atau anda terkena alergi telur, berikut ini beberapa diagnosa yang bisa dilakukan.

  1. Melakukan tes darah

Diagnosa pertama yang bisa dilakukan adalah tes darah. Dengan cara memeriksa berapakah kadar antibody yang terdapat pada aliran darah maka bisa menunjukkan bagaimana reaksi alergi.

  1. Tes eliminasi telur

Adapun cara lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan tes eliminasi telur. Ini berarti penderitanya diharuskan untuk menghilangkan semua makanan yang mengandung telur. Apakah gejala alergi sudah hilang ataukah tidak?

  1. Tes tantangan makanan

Untuk mengetahui apakah anda benar-benar terkena alergi telur ataukah tidak bisa dilakukan dengan cara melakukan tes tantangan makanan. Didalam tes ini, biasanya para penderitanya akan diberi sedikit telur guna untuk mengetahui bagaimana reaksi yang akan muncul.

Adapun pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi alergi telur ini seperti pemberian obat anti-alergi. Pada alergi yang ringan, maka seorang dokter akan memberikan obat antihistamin. Sedangkan untuk kasus parah, biasanya akan disuntikkan epinephrine.

Demikian informasi mengenai pengertian , gejala dan diagnosa alergi telur yang bisa terjadi pada siapapun.

About the author